Kebiasaan unik warga China Daratan (Chinese Mainland) Part 2

Kebiasaan unik warga China Daratan (Chinese Mainland) Part 2

Nihao sobat Nihao Nanjing. Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semua selalu dalam keadaan sehat dan bahagia ya. Kembali lagi dengan cerita dari negeri Tirai Bambu. Kali ini aku bakal lanjutin beberapa kebiasaan unik warga China bagian ke-2. Yuk langsung simak saja di bawah. Check it out!

Tidak makan berat di pagi hari

Aneka sarapan warga China.
Source: Biadu.com

Sebagai pelajar Indonesia yang kuliah di China, pasti sangat jarang atau hampir tidak pernah melihat orang China pagi hari makan nasi. Bahkan di kampusku, warung nasi dan mie akan buka mulai siang hari. Yap, makan nasi 3 kali sehari memang kebiasaan warga Indonesia. Di China, mereka hanya makan berat pada siang dan malam hari. Lalu bagaimana dengan sarapan? Kebanyakan warga Tiongkok tidak makan makanan yang berat untuk sarapan. Mereka lebih suka makanan hangat dan lunak seperti sup wonton, Chayedan (teh telur), susu kedelai, bakpao isi sayur atau daging, aneka macam bubur, jagung atau umbi-umbian rebus, dan lain-lain. Oleh karena itu, mereka akan mengonsumsi makan siang dan makan malam dalam porsi yang besar.

Terbiasa berjalan kaki dan naik tangga

Source: Baidu.com
Source: Baidu.com

Jika kalian ingin berkuliah, tinggal, atau sekadar jalan-jalan di China, jangan lupa untuk menyiapkan fisik yang sehat. Orang China sangat terbiasa berjalan kaki kemana-kemana, karna memang secara geografis China sangatlah luas. Kamu akan terbiasa melihat orang-orang selalu memakai sepatu di kesehariannya, mulai dari anak kecil hingga lansia. Ada cerita lucu nih. Sebelum pergi ke China, aku sengaja membeli flat shoes baru dari Indonesia, dengan niat akan kugunakan sehari-hari ke kampus. Apa yang terjadi sobat? Alas kaki (bantalan) flat shoes rusak dalam waktu 3 hari karna terlalu banyak kupakai untuk jalan kaki. Ternyata, sepatu seperti ini kurang cocok dipakai untuk keseharian (menurut opini pribadi), karena alas yang tipis sehingga membuat kaki lebih capek untuk banyak berjalan. So bagi temen-temen yang ingin kuliah di China, membawa sepatu secukupnya saja, karna di China banyak sepatu murah dan awet yang memang cocok digunakan di negara ini.

Soal naik tangga, orang China juga tidak akan komplain loh. Naik tangga adalah hal yang sangat lumrah, bahkan untuk orang yang sudah lanjut usia. Malah, banyak yang memilih naik tangga dibandingkan lift dengan alasan kesehatan dan waktu. khususnya bagi mereka yang bekerja di depan komputer dan tidak mengharuskan banyak aktifitas fisik. Kompleks perumahan di China yang notabene berbentuk apartemen bertingkat juga tentu menyediakan banyak tangga dan biasa digunakan untuk naik turun lantai yang tidak jauh.

Do exercise

Source: Baidu.com

Bagi sobat nihao yang hobi berolahraga, China adalah negara yang tepat untuk kalian. Selain warganya yang hobi banget olahraga, fasilitas olahraga juga sangat lengkap dan memadai disini. Bukan sekadar fomo, orang Tiongkok memang terbiasa berolahraga sejak kecil. Tak heran jika kamu akan sering melihat orang lansia yang masih sehat dan bugar melakukan aktififitas hariannya seperti berbelanja ke pasar, naik transportasi umum, bekerja, dan lain sebagainya.

Olahraga adalah investasi kesehatan jangka panjang yang sangat penting. Meskipun efek signifikannya tidak bisa dirasakan dalam jangka waktu singkat, rutin berolahraga menjauhkan tubuh kita dari risiko penyakit tidak menular di kemudian hari. Belajar dari orang Tiongkok, bagi mereka, olahraga bukanlah aktifitas tambahan, namun kebutuhan hidup sehari-hari. Warga China paham betul bahwa dengan rutin berolahraga, tubuh akan memberikan performa yang maksimal dalam melakukan berbagai kegiatan, misalkan bekerja dan belajar. Diimbangi dengan pola konsumsi sehat dan olahraga teratur, orang China yakin akan memperpanjang angka harapan hidup mereka. So, bagi sobat nihao yang masih mager, tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga ya!

Makan tepat waktu dan tidak makan terlalu malam

Source: Baidu.com

Tahukan kamu sobat Nihao? Orang China tidak suka makan terlalu malam loh. Mereka akan cenderung makan di waktu-waktu yang sama yaitu: sarapan pukul 9-10 pagi, makan siang 11:30 – 12:30, dan makan malam 17:00-18:00. Jika sudah masuk waktu makan siang dan makan malam, orang akan berbondong-bondong untuk istirahat dan pergi ke kantin. Kebanyakan dari mereka juga memiliki jadwal atau rutinitas yang sama setiap harinya. Jarang kutemukan orang yang suka menunda-nunda sesuatu. Jika sudah masuk waktu istirahat dan makan, mereka akan menghentikan semua aktifitasnya dan bergegas untuk makan. Secara ilmiah, mengonsumsi makan terlalu malam dan mendekati jam tidur memberikan efek yang tidak baik bagi kesehatan dikarenakan tubuh memiliki jam sirkadian (circadian clock) yang bertugas mengatur ritme tubuh untuk setiap aktivitasnya, bergantung pada siang dan malam. Oleh karena itu, kebiasaan mengonsumsi makan secara teratur sesuai dengan circadion clock tubuh seperti orang China sangat baik untuk dicontoh ya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *