Halo sobat Nihao Nanjing. Kembali lagi dengan cerita menarik seputar kehidupan dan studi dari Negeri Tirai Bambu. Kali ini aku bakal bahas jurusan-jurusan kedokteran dan kesehatan yang ada di China. Seiring dengan kemajuan perkembangan teknologi, ekonomi, dan pembangunan di China, ternyata pendidikan kesehatan di China sangatlah kompleks dan menawarkan banyak jenis jurusan S1 kedokteran dan kesehatan loh. Referensi kali ini berasal dari kampusku Nanjing Medical University, Jiangsu Province, China ya. Bisa jadi secara detail akan berbeda dengan kampus kedokteran lain di China. Mau tau selengkapnya? Yuk langsung aja simak pembahasan di bawah.
Saking terlalu fokus dengan kuliah S2 (aku 😒🫠), ternyata banyak hal menarik yang perlu diketahui tentang pendidikan tinggi kesehatan (kedokteran dan jurusan lain) di China. Semoga sharing kali ini bisa menambah wawasan kita, menumbuhkan ide, dan menjadi inspirasi perguruan tinggi di Indonesia.
Sejauh yang saya tahu, jurusan kedokteran di Indonesia hanya diselenggarakan oleh perguruan tinggi (negeri atau swasta), sedangkan jurusan kesehatan lain (keperawatan, farmasi, rekam medis, dll) dapat diselenggarakan di perguruan tinggi, politeknik kesehatan, institut kesehatan, dan lain-lain. Di China, ada dua jenis perguruan tinggi yang membuka jurusan kedokteran, yaitu universitas (umum, baik negeri atau swasta) dan universitas khusus kedokteran (medical). Sedangkan jurusan kesehatan lain juga dibukan di universitas umum (negeri atau swasta), universitas khusus medical (negeri atau swasta), sekolah vokasi (college), dll.
NMU merupakan salah satu kampus medical negeri yang ada di China. Sebagai perguruan negeri kedokteran, NMU memiliki banyak sekali jurusan di bidang medis. Terletak di jantung ibu kota Provinsi Jiangsu, NMU memiliki reputasi yang sangat baik sebagai kampus kedokteran di China. Saat ini, NMU memiliki total 19 fakultas (college) dengan total kurang lebih 20.000 mahasiswa. Jumlah program yang ditawarkan diantaranya: a) 7 first-level discipline doctoral degree programs, b) 54 second-level discipline doctoral degree programs, c) 6 interdisciplinary doctoral degree programs, d). 3 professional doctoral degree programs, e). 10 master’s degree programs for first-level disciplines, f). 65 master’s degree programs for second-level disciplines g) 6 postdoctoral research stations, h) 25 undergraduate majors, i) 3 bachelor’s (master’s) and doctoral training majors (artinya jurusan S1, S2, dan S3 langsung dengan jalur akselerasi/percepatan), dan k) 3 “5+3” bachelor’s and master’s integrated majors (5 tahun sekolah kedokteran dan 3 tahun master/spesialis).
Seperti yang sudah aku highlight kuning diatas, ada 25 program S1 di NMU, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
Clinical Medicine (临床医学/línchuáng yīxué)

Linchuang artinya clinical, yixue artinya medicine (ilmu medis). Output lulusan dari jurusan ini adalah medical professional a.k.a dokter setelah 5 tahun kuliah. Kurikulum mereka sama seperti jurusan kedokteran pada umumnya ya. Wajib menguasai clinical medical theories, clinical practice, natural sciences, life sciences and behavioral sciences, diagnosis, dll. Uniknya di China sobat (di kampusku contohnya), mereka membuka beberapa program sesuai dengan kemampuan dan hasil ujian masuk mereka 😮. Semakin nilaimu bagus, kamu akan berada di program kedokteran yang paling unggul. Contohnya di NMU beberapa program kedokteran membutuhkan nilai sangat tinggi adalah Clinical Medicine (Tian Yuan Excellence Class) (Excellence class ini selalu mendapatkan fasilitas spesial dari kampus) dan Clinical Medicine (5+3 Integration) (kuliah 5 tahun S1 kedokteran dan langsung 3 tahun professional master/spesialis). Di luar itu, clinical medicine yang umum akan dibagi lagi menjadi 4: 1st class, 2nd class, 3rd class, dan 4th class. Nah ini semua dibagi berdasarkan nilai ujian loh. Tentu 1ts class clinical medicine isinya hanya murid yang unggul ya 😭. Pembagian tingkatan ini juga akan menentukan rumah sakit mana mereka akan melaksanakan internship (koas). Clinical medicine 1st class biasanya akan ditempatkan di rumah sakit (RS) provinsi atau RS besar dengan pasien-pasien penyakit kompleks dan murid 4th class akan internship di RS yang tidak terlalu kompleks. Semakin nilaimu bagus, kamu akan masuk di program unggulan. Mereka tidak akan dicampur satu sama lain. Mungkin mahasiswa kelas ke-4 akan minder ya sama kelas atas-atasnya 😐. Tapi hal seperti ini sangat umum di China kawan. Mereka saling bersaing berdasarkan nilai ujian. Agak diskriminatif ya menurutku dan bikin stress pasti🙂. Sangat terasa persaingannya. Jadi wajar kalau sekolah SMA di China buka sampai malam hari demi anak didik bisa belajar dan masuk perguruan tinggi terbaik. Mereka akan belajar mati-matian sampai saat ujian masuk kampus tiba 🫡. Tidak seperti di Indonesia. Jurusan kedokteran satu angkatan akan berada dalam program yang sama, baik kamu masuk dari jalur SNMPT, SBMPTN, atau Mandiri. Mungkin hanya dibedakan jika kampus memiliki kelas internasional. Jadi bagaimana menurutmu?
Preventive Medicine (预防医学/yùfáng yīxué)

Apa itu jurusan preventive medicine? Bisa dikatakan jurusan ini mirip dengan kesehatan masyarakat di Indonesia, tetapi dibawah naungan ilmu kedokteran (hal ini berbeda dengan Indonesia yang kebanyakan jurusan kesehatan masyarakat berada di bawah Public Health dan banyak mempelajari ilmu sosial). Di China, kurikulum preventive medicine mirip dengan clinical medicine. Output dari lulusan ini bisa menjadi peneliti, ahli kesehatan masyarakat medis, professional and technical guidance, administrative, atau jenis pekerjaan lain di institusi kesehatan seperti rumah sakit, bidang pemerintah, organisasi kesehatan, dll. Jurusan ini menekankan research di bidang pencegahan penyakit. Satu hal yang sama dengan kesehatan masyarakat di Indonesia, di akhir tahun mereka ini dapat memilih minat studi seperti epidemiology, occupational & health safety, nutrition & food hygiene, maternal & child health, dan masih banyak lagi 😎. Sama seperti clinical medicine, untuk lulus dari jurusan ini membutuhkan waktu 5 tahun. Di tahun terakhir, mereka akan mendapatkan intership (bukan koas) selama satu tahun di berbagai institusi seperti rumah sakit, lembaga riset, public health department, dan masih banyak lagi. Di NMU, program ini juga membuka kelas 5+4 (5 tahun S1 dan 4 tahun master + doktor)
3. Basic Medicine (基础医学/jīchû yīxué)

Nah, bagi kamu yang suka dengan akademik, research, dan punya jiwa penasaran yang tinggi di bidang medis, China mempunyai program S1 kedokteran khusus research loh. Gimana maksudnya ya? Jadi output jurusan ini bukan menjadi profesional dokter melainkan peneliti di bidang kedokteran bidang basic medicine. Nggak heran jika China banyak sekali menyumbang hasil riset di bidang kedokteran. Research jurusan ini meneliti bidang seluler (sel-sel tubuh), DNA, protein, dll, jadi sudah sangat ilmu mendasar ya. Bisa dibayangkan bagaimana jurusan ini akan bertemu dengan kerja laboratorium setiap harinya. Kalau kamu melihat artikel internasional pasti akan mudah menemukan penulis (author) dari China. Ternyata mereka membuka jurusan ini. Peminat jurusan ini juga nggak kalah dengan clinical medicine loh. Menurutku, murid-murid China memiliki mental yang sangat tangguh dalam bidang research. Meskipun mungkin nilai mereka nggak begitu tinggi, tetapi rerata mereka yang kuliah itu rajin 🫡. Mereka menyadari realita kehidupan bahwa setelah lulus mereka harus mencari kerja dan menghasilkan uang, jadi tidak ada kata bermalas-malasan. Namun, tidak semua seperti ini juga ya, pasti ada juga yang malas 🤫. Menurutku, ada dua tipe mahasiswa di China, rajin yang biasa saja (artinya dia rajin sesuai dengan aturan jam kerja) dan yang kedua adalah rajin yang kelewatan 😂 (biasanya mahasiswa model ini suka stay di kampus hingga larut malam). Sama dengan preventive medicine, jurusan ini memakan waktu 5 tahun untuk lulus dan mahasiswa perlu menyelesaikan internship selama satu tahun di akhir masa perkuliahannya.

Stomatology (口腔医学/kôuqiāng yīxué)
Apa itu stomatology? Stomatology sama artinya dengan ilmu kedokteran gigi. Jadi, output dari lulusan adalah sebagai professional dentistry (dokter gigi). Sama dengan jurusan-jurusan sebelumnya, mahasiswa stomatology membutuhkan waktu 5 tahun untuk lulus. Di tahun terakhir, mereka wajib melakanakan internship. Disiplin utama rumpun ilmu ini diantaranya Basic Medicine, Clinical Medicine, Basic Stomatology, dan Clinical Stomatology.
Jurusan kesehatan lain di China, apa saja?
- Clinical pharmacy
- Pharmacy
- Nursing
- Medical imagine
- Pediatrics
- Psychiatry
- Optometry
- Radiology
- Nutrition
- Oral medicine
- Forensic science
- Medical imaging technology
- Medical testing technology
- Rehabilitation therapy
- Optometry
- Intelligent medical engineering
- Health inspection and Quarantine
- Bioinformatics
- Biostatistics
- Health service management
- Medical insurance
Gimana nih? Ternyata sedikit banyak punya perbedaan dan keunikan ya kuliah kedokteran dan kesehatan di China. Overall, durasi belajar di China itu lama juga ternyata. Master contohnya, rerata jurusan S2 di China membutuhkan waktu 3 tahun untuk kuliah karna menekankan pada riset (research based). Jika ada yang 2 tahun kuliah biasanya program course based. Nanti deh bakal bahas lebih lanjut tentang kuliah S2 dan S3 di China 😁. See you 拜拜


