Pengalaman seru kali ini diawali dengan pusingnya pencarian maskapai pesawat hehe. So aku bakal share dulu tips untuk memesan maskapai pesawat jika kamu hendak pergi studi ke China atau negara lain. Bagi pemula seperti aku yang hanya sekali naik pesawat ke luar negeri, cari informasi sebanyak-banyaknya adalah sebuah kewajiban, jangan sampai menyesal di akhir yaa hehe. Yuk Simak tips dari aku. Catatan yaa, tips ini aku tulis untuk mencari maskapai yang murah dan hemat.
- Tentukan tanggal pemesanan maksimal
Tanggal pemesanan tiket pesawat sangat memengaruhi harga. Tiket pesawat tidak seperti tiket kereta ya teman-teman dengan harga yang sama tergantung dengan ketersediaan kursi. Harga tiket pesawat sangatlah fluktuatif. Semakin dekat kemu memesan tiket keberangkatan, harga tentu akan semakin mahal. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, jika kamu sudah memiliki jadwal registrasi yang fix, segeralah untuk mencari tiket pesawat ya teman. Aturan di negara China khususnya untuk mahasiswa baru internasional yang ingin kuliah disini, kamu tidak boleh masuk ke asrama sekolah sebelum tanggal registrasi ditentukan. Jika kamu datang lebih awal dari jadwal registrasi, kamu harus tinggal diluar kampus ya, bisa di hotel, penginapan, dll.
- Tentukan lokasi keberangkatan
Hal pertama yang penting menurutku adalah menentukan lokasi keberangkatan pesawat. Cari terlebih dahulu bandara internasional yang dekat dengan domisili kamu saat ini. Bisa membuat list ya. Contohnya, aku berasal dari Blitar dan pilihan pertama tentu berangkat dari Surabaya karna ini yang paling dekat, kedua adalah lewat Jakarta. Bisa jadi pilihan lebih dari dua jika keuangan kamu berlebih. Untuk tiket pesawat kali ini aku sudah tentukan nih akan berangkat ke China dengan budget maksimal 6 juta rupiah. Tetapi, rencana bisa berubah sewaktu-waktu dengan berbagai macam pertimbangan.
- Download aplikasi pemesanan tiket pesawat
Mengapa aku menyarankan download aplikasi tiket pesawat? Biasanya aplikasi-aplikasi ini menawarkan promo sehingga kamu mendapatkan harga yang lebih murah. Bisa install Traveloka, Trip.com, dll. Kamu bisa membandingkan harga tiket satu aplikasi dengan aplikasi yang lain dan cek apakah ada promo yang tersedia. Tetapi, promo ini juga tidak selalu ada yaa, setiap saat ada dan bisa jadi tidak tergantung dari penyedia layanan. Jika kamu menemukan promo dan ada pilihan student ticket misalkan, jangan sia-siakan untuk membeli yaa hehe. Kamu juga perlu memerhatikan maskapai apa saja yang menyediakan penerbangan dari harga yang paling murah, dan fasilitas yang disediakan, yaitu berapa banyak bagasi yang tersedia, apakah koper bagasi langsung pindah jika transit atau harus ambil bagasi kemudian check in kembali? Semua tergantung kebutuhan dan keinginan kamu ya.
- Cari website maskapai yang ingin kamu tentukan, bandingkan.
Jika kamu tidak yakin dengan memesan tiket pesawat melalui aplikasi, kamu bisa mengecek tiket pesawat secara langsung pada website masing-masing maskapai. Kamu juga harus jeli mencari setiap detail fasilitas yang disediakan, jangan sampai salah pilih.
- Cari dan claim student ticket jika ada
Jika ada maskapai yang menyediakan student ticket, ini sangat bisa menjadi opsi. Maskapai tertentu menyediakan fasilitas ini, contohnya Xiamen Air dari Jakarta, ke kota-kota yang ada di China. Maskapai ini menyediakan claim student ticket dengan harga yang miring sekaligus bagasi yang cukup besar yaitu 43 kg. Claim student ticket ini juga tergantung dengan ketersediaan ya teman-teman, jadi pastikan apakah tersedia atau tidak dan cek melalui website masing-masing atau aplikasi penyedia layanan pemesanan tiket pesawat terbang.
Saat itu aku memesan tiket pesawat paling murah Surabaya-Nanjing dengan maskapai Scoot milik Singapore Airline dengan direct luggage untuk bagasi 40 kg. Bagasi ini membeli sendiri ya temen-temen. Awalnya aku mendapatkan informasi dari mahasiswa NMU kalau kita bisa masuk ke kampus sebelum tanggal registrasi dan aku sudah membeli tiket untuk tanggal 3 September. Sebelum akhirnya reschedule tanggal 7 September 2023. Reschedule ini juga ada biaya tambahann ya dan ternyata cukup menguras kantong. Jadi, pastikan terlebih dahulu tanggal registrasi sebelum kamu memesan tiket pesawat ke China.
Penerbanganku ke China transit di Changi International Airport Singapore selama 21 jam. Tentu waktu ini sangat lama hanya untuk menunggu. Lalu apa yang bisa kita lakukan di Changi? Tentu banyak sekali. Yuk Simak keseruannya.
Alkisah, awalnya aku berencana berangkat sendiri dari Surabaya ke China sebelum pada akhirnya ada satu mahasiswa baru kedokteran satu kampus yang menhubungi. Ternyata qodarullah kita berangkat di hari, jam, tanggal, dan tempat yang sama yaitu dari Surabaya jam 10.30 WIB dengan maskapai Scoot Airlines. Syukur sekali karena perjalanan kali ini ada teman berpetualang. Kami berdua sudah berencana ingin memanfaatkan Singapore Free Tour dari Changi agar dapat keluar jalan-jalan secara gratis. Free tour ini ada 4 pilihan, yaitu Changi Precinct Tour, City Sights Tour, Jewel Tour, Heritage Tour. Kalian bisa mengecek selengkapnya disini (Free Singapore Tour | Singapore Changi Airport.)
Sampai di Changi pukul 14.00, aku dan temanku bertanya ke information center dimana lokasi Singapore Free Tour Booth. Ternyata oh ternyata, booth ini ada di dalam transit area dimana kita sudah harus check in terlebih dahulu. Jika kita masuk, maka otomatis kita sudah tidak bisa keluar dari transit area. Ada 2 booth yaitu di Terminal 2 and 3. Setelah kami berdua berdiskusi dan kita hanya mendapatkan kesempatan Precint Tour, kita memutuskan untuk ke Jewel dan menjelajahi isi Changi Aiport saja. Jewel sangat terkenal dengan air terjun besar buatan di bagian Tengah. Sungguh menarik dengan suasana hijau dan banyak bunga. Selain itu, jewel juga menyediakan berbagai macam arena bermain namun tentu tidak gratis ya dan cukup mahal untuk kami tim hemat budget ini. Akhirnya, kita mengelilingi bagian jewel secara keseluruhan. Setelah ke Jewel, kami beranjak ke Terminal 1, 2, dan 3 bagian luar (karena kami belum masuk ke area transit). Terminal 1, 2, dan 3 dihubungkan oleh Sky Train otomatis. Ini keren sekali sih. Tetapi kamu harus tahu cara membaca setiap petunjuk arah dan berjalan cukup lama karena bandara ini sangatlah luas.
Di bagian luar terminal 1, 2, dan 3 ada banyak taman yang bisa dinikmati secara gratis untuk memanjakan mata, seperti Lily Garden, Sun Flower Garden, Cactus Garden, Butterfly Garden, dll. Selain itu kamu juga banyak sekali menjumpai toko-toko brand terkenal dari berbagai belahan dunia, sebut saja Louis Vitton yang berdiri megah di Changi, Dior, Channel, Victoria Secret, dan masih banyak sekali dimana semua harg hanya bisa dibayangkan oleh kami si bocah petualang ini. Sejauh mata memandang hanya ada toko-toko mall kelas dunia yang tidak bisa digapai hehe. Makanan disana juga cukup mahal, tetapi ada opsi Canteen Staf jika kamu ingin makan dengan harga yang cukup terjangkau. Namun, kami memutuskan untuk makan makanan ready to eat saja di Seven Eleven Changi. Kami menemukan Seven Eleven ini di dalam area transi Terminal 2 dan 3.
Kami menghabiskan waktu jalan-jalan dari pukul 14.00 sampai tak terasa pukul 21.30 sampai kaki sakit. Kami juga tidur di Changi tepatnya di terminal 2, sebelah gate A5. Disana banyak Snooze lounge tersedia dan tidak ramai. Jadi jika kalian ingin tempat tidur nyaman dan tidak terganggu, disini adalah pilihan tepat. Enjoy your journey!!!













